marka pejalan kaki

Marka Pejalan Kaki – Fasilitas Bagi Pengguna Jalan

Marka pejalan kaki adalah salah satu elemen penting dalam infrastruktur kota yang sering kali kita abaikan tetapi memiliki dampak yang signifikan terhadap keselamatan dan mobilitas pejalan kaki. Artikel ini akan menjelaskan peran dan pentingnya marka pejalan kaki dalam mendukung keamanan dan kemudahan berjalan kaki di kota.

marka pejalan kaki

Fungsi Marka Pejalan Kaki

Petunjuk Jalur Pejalan Kaki: Marka pejalan kaki adalah tanda visual yang memberikan petunjuk jelas tentang jalur yang harus kita patuhi sebagai pejalan kaki. Mereka menciptakan rute yang aman untuk berjalan kaki di tengah lalu lintas kendaraan.

Prioritas Pejalan Kaki: Marka pejalan kaki, seperti garis zebra, memberikan prioritas kepada pejalan kaki saat mereka menyeberang jalan. Ini berarti pengemudi kendaraan harus memberikan hak prioritas kepada pejalan kaki dan juga berhenti ketika ada pejalan kaki yang akan menyeberang.

Keamanan: Marka pejalan kaki memberikan zona yang aman bagi pejalan kaki, terutama di persimpangan dan perpotongan jalan. Mereka membantu menghindari tabrakan antara kendaraan dan pejalan kaki.

Aksesibilitas: Marka pejalan kaki penting untuk memastikan aksesibilitas bagi semua individu, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Marka ini sering kita temukan di dekat fasilitas umum, seperti sekolah, rumah sakit, dan pusat perbelanjaan, untuk memudahkan akses pejalan kaki.

Mengatur Lalu Lintas: Marka pejalan kaki membantu mengatur lalu lintas di persimpangan dan lintasan pejalan kaki. Mereka membantu menghindari kebingungan di jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan.

Menyediakan Jalur Terpisah: Marka pejalan kaki dapat memisahkan orang yang jalan dari kendaraan bermotor, membantu mengurangi potensi konflik antara kedua kelompok tersebut.

Baca Juga :   Jasa Marka Jalan Semarang

Meningkatkan Keselamatan Anak-Anak: Marka pejalan kaki sering kita temui di dekat sekolah dan taman bermain, yang sangat penting untuk melindungi anak-anak yang mungkin tidak selalu waspada terhadap lalu lintas.

Perbedaan Jenis Marka Pejalan Kaki

Ada beberapa jenis marka pejalan kaki :

  • Garis Zebra: Garis zebra adalah marka pejalan kaki yang paling umum dan mudah untuk kita kenali. Mereka berupa garis-garis putih yang melintang di jalan raya dan menunjukkan tempat pejalan kaki dapat menyeberang.

Jenis-jenis Zebra Cross
Zebra Cross Standar: Ini adalah jenis yang paling umum, terdiri dari garis putih di jalan.
Toucan Cross: Terancang untuk para pejalan kaki dan pengendara sepeda, lintasan ini lebih lebar dan juga lebih akomodatif.
Puffin Cross: Dilengkapi dengan sensor, puffin cross mendeteksi pejalan kaki dan menyesuaikan waktu sinyal sesuai kebutuhan.
Zebra Cross dengan Lampu Merah Belisha: Lintasan ini terpenuhi dengan lampu merah berkedip untuk meningkatkan visibilitas.

  • Marka Pejalan Kaki Berwarna: Di beberapa kota, Marka pejalan kaki berwarna adalah tanda-tanda atau tanda lalu lintas yang ditempatkan di permukaan jalan untuk menunjukkan jalur khusus bagi pejalan kaki. Mereka dibuat dengan warna-warna cerah seperti putih, kuning, atau hijau untuk meningkatkan visibilitas.
  • Lampu Pejalan Kaki: Lampu pejalan kaki adalah bagian penting dari infrastruktur pejalan kaki. lampu jalan bersamaan terpakai dengan garis marka dan juga memberikan sinyal kapan pejalan boleh menyeberang jalan.

Pentingnya Pemeliharaan Marka Pejalan Kaki

Pemeliharaan yang baik terhadap garis marka sangat penting. Warna-warna yang pucat atau pengikisan marka dapat mengurangi visibilitas dan mengancam keselamatan pejalan kaki. Oleh karena itu, pemeliharaan rutin termasuk pengecatan ulang dan perbaikan sesuai dengan ukuran garis jalan sangat perlu sekali untuk memastikan garis marka tetap efektif. Dan pejalan kaki mempunyai fasilitas dalam menikmati jalan raya dengan nyaman.

Baca Juga :   Cat untuk Rambu Rambu Lalu Lintas - Cat Thermoplast

Sesuai dengan peraturan yang terdapat dalam Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan angkutan jalan. Dalam UU ini telah jelas jika Pejalan kaki juga memiliki hak serta prioritas yang sama dengan pengguna jalan yang lain. Khususnya dalam Pasal 131 UU ini mengatur hak-hak yang harus pejalan kaki dapatkan sebagai pengguna jalan yaitu sebagai berikut :

  • Pejalan kaki berhak atas ketersediaan fasilitas pendukung berupa trotoar, tempat penyeberangan dan fasilitas lain.
  • Pejalan kaki berhak mendapatkan prioritas pada saat menyeberang jalan di tempat penyeberangan.
  • Dalam hal belum tersedia fasilitas sebagaimana dimaksud diatas pejalan kaki berhak menyeberang di tempat yang dipilih dengan memperhatikan dirinya.

Kesimpulan

Marka pejalan kaki adalah elemen penting dalam menciptakan kota yang lebih ramah pejalan dan berkelanjutan. Mereka memainkan peran sentral dalam mendukung keselamatan dan juga kemudahan berjalan kaki, serta memberikan prioritas kepada pejalan kaki di tengah lalu lintas kota yang padat. Penting bagi pemerintah dan juga pihak yang terlibat dalam perencanaan kota untuk memahami pentingnya garis pejalan dan pemilihan jasa marka jalan yang baik guna memastikan bahwa garis jalan terpelihara dengan baik demi kesejahteraan warga kota.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top